Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Syariah » Maqasid Syariah: Pengertian, Metodologi, dan Kepentingannya dalam Islam

Maqasid Syariah: Pengertian, Metodologi, dan Kepentingannya dalam Islam

  • account_circle AdminPedia
  • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
  • visibility 1.665
  • comment 0 komentar

Pengertian Maqasid Syariah

Maqasid syariah, yang berasal dari bahasa Arab, berarti tujuan atau maksud dari syariah. Konsep ini merujuk pada tujuan dan prinsip dasar yang ingin dicapai oleh syariah Islam dalam menetapkan hukumnya. Tujuan utama dari syariah adalah untuk membawa manfaat kepada umat manusia, menjaga keadilan, dan mencegah kemudaratan. Maqasid syariah memberikan kerangka kerja untuk memahami hukum Islam tidak hanya berdasarkan teks-teks hukum yang literal, tetapi juga tujuan-tujuan besar yang ingin dicapai oleh hukum tersebut.

Metodologi Pemikiran dalam Maqasid Syariah

Metodologi pemikiran maqasid syariah melibatkan beberapa langkah penting:

  1. Tafsir dan Ijtihad: Memahami teks-teks syariah (Qur’an dan Hadits) dengan mendalam melalui proses tafsir (interpretasi) dan ijtihad (usaha independen untuk mengeluarkan hukum).
  2. Penggalian Tujuan: Mengidentifikasi tujuan dan maksud dibalik perintah dan larangan dalam syariah.
  3. Kontekstualisasi: Menyesuaikan pemahaman hukum dengan konteks zaman dan tempat yang berubah-ubah, dengan tetap mempertahankan tujuan asli dari syariah.
  4. Keseimbangan dan Keadilan: Memastikan bahwa penerapan hukum selalu bertujuan untuk mencapai keseimbangan dan keadilan antara kepentingan berbagai pihak.

Pentingnya Maqasid Syariah

Beberapa alasan penting :

  • Mencegah Literalisme yang Kaku: Maqasid membantu umat Islam menghindari pendekatan yang kaku dan literal terhadap teks-teks agama, yang bisa mengarah pada penerapan hukum yang tidak adil atau tidak relevan dengan konteks sosial saat ini.
  • Fleksibilitas dan Adaptasi: Memungkinkan hukum Islam untuk tetap relevan dan beradaptasi dengan perubahan sosial, ekonomi, dan budaya.
  • Perlindungan Hak Asasi Manusia: Maqasid syariah berfokus pada perlindungan kehidupan, akal, agama, keturunan, dan harta, yang semuanya adalah elemen dasar dari hak asasi manusia.

Lima Pokok Maqasid Syariah

Menurut al-Ghazali, ada lima tujuan dasar yang harus dilindungi oleh syariah, yang dikenal sebagai “Dharuriyyat al-Khams” atau lima kebutuhan esensial:

  1. Hifz al-Din (Perlindungan Agama): Menjaga kebebasan beragama dan praktik keagamaan dari pengaruh yang bisa merusak.
  2. Hifz al-Nafs (Perlindungan Jiwa): Melindungi kehidupan manusia terhadap segala bentuk ancaman atau bahaya.
  3. Hifz al-‘Aql (Perlindungan Akal): Melindungi akal dan mencegah praktik-praktik yang bisa merusak kemampuan berpikir, seperti penyalahgunaan obat-obat terlarang dan alkohol.
  4. Hifz al-Nasl (Perlindungan Keturunan): Menjaga kelangsungan keturunan manusia dan melindungi kehormatan keluarga.
  5. Hifz al-Mal (Perlindungan Harta): Melindungi harta benda dan hak milik individu dan mencegah pencurian, penipuan, atau kerusakan.

Referensi dari Quran dan Hadits

  • Quran: Surah An-Nisa (4:1) menekankan perlindungan keturunan dan kehormatan keluarga. Surah Al-Baqarah (2:188) melarang mengambil harta orang lain secara batil, yang mendukung prinsip Hifz al-Mal.
  • Hadits: Dari Abu Barzah, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya dari manusia yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah orang yang membaca al-Qur’an sampai ketika cahaya Qur’an tampak padanya dan dia adalah pendukung Islam, dia mengubahnya menjadi sesuatu yang melawan Islam.” (HR. Bukhari). Hadits ini menekankan pentingnya menjaga akal dan agama.

Kesimpulan

Maqasid syariah adalah konsep penting dalam hukum Islam yang membantu memastikan bahwa penerapan hukum tetap relevan dan bermanfaat bagi umat manusia dalam berbagai konteks. Melalui pemahaman dan penerapan maqasid syariah, umat Islam dapat mencapai keadilan sosial, perlindungan hak asasi manusia, dan adaptasi yang dinamis terhadap perubahan zaman.

  • Penulis: AdminPedia

Rekomendasi Untuk Anda

  • apa itu shalat

    Untuk Apa Kita Shalat? Apa Esensi Dari Shalat?

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 647
    • 0Komentar

      Oleh: M. Nurfahmi Lubis Mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati Bandung   Apa itu Shalat? Ibadah shalat sudah tidak asing terdengar dikalangan umat islam, karena shalat adalah salah satu kewajiban bagi setiap muslim yang harus dilaksanakan. Banyak dalil-dalil yang membahas tentang kewajiban shalat, baik dari Al-qur’an maupun hadits. Salah satu dalil Al-qur’an yang memerintahkan shalat […]

  • Adanya Ai Mudah Tugas

    Semakin Adanya Ai, Apakah Tugas Akhir Lebih Mudah Dikerjakan?

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Oleh: Edo Alfikri Mahasiswa STEI SEBI Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. AI kini semakin banyak digunakan untuk membantu siswa dan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik, termasuk tugas akhir atau skripsi. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah dengan semakin berkembangnya AI, tugas akhir menjadi lebih […]

  • pengaruh-corporate-governance-terhadap-laba

    Apakah Tata Kelola Perusahaan Berpengaruh Terhadap Laba?

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Oleh: Sonia Nadila Putri STEI SEBI, Depok, Jawa Barat Tata kelola perusahaan, atau lebih dikenal dengan istilah corporate governance, merupakan sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Corporate governance mencakup praktik-praktik yang memastikan bahwa perusahaan dikelola dengan baik, transparan, dan bertanggung jawab kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. […]

  • peran zakat

    Menembus Lingkaran Kemiskinan: Peran Zakat dalam Memberdayakan Kaum Fakir

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 526
    • 0Komentar

      Oleh: Habibi Abdul Azis (Mahasiswa STEI SEBI Program Studi Hukum Ekonomi Syariah)   Zakat, sebagai salah satu rukun Islam, memiliki peran strategis dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat fondasi ekonomi umat. Di tengah ketimpangan ekonomi dan problematika sosial yang kian kompleks, zakat hadir bukan hanya sebagai ritual spiritual, tetapi sebagai instrumen distribusi kekayaan yang […]

  • belajar dari kisah khadijah

    Belajar dari Kisah Khadijah, Perempuan yang Menjadi Pengusaha

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Oleh: Ghaitsa Dzikra Fitri Nurwahida Mahasiswi STEI SEBI Ketika kita mengenal nama Khodijah binti Khuwailid maka apa yang ada di benak kita, betul Khodijah adalah istri pertamanya Rhosulullah SAW, yang bukan hanya menjadi teladan seorang istri tapi juga seorang pengusaha dimasanya. Kisah hidup Khadijah menawarkan banyak pelajaran berharga, terutama bagi perempuan yang ingin meniti karir […]

  • perbankan syariah

    Inovasi dan Tantangan Perbankan Syariah di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 446
    • 0Komentar

      Di buat oleh: Bayu Umara Mahasiswa STEI SEBI Pendahuluan Perbankan syariah mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap sistem keuangan berbasis Islam. Di era digital yang berkembang pesat, bank syariah terus berinovasi agar tetap bertahan dan bersaing dengan lembaga keuangan lainnya. Berbagai layanan dan produk terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah serta mempermudah […]

expand_less