Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Paradigma » Menguji Pandangan, Ide dan Gagasan

Menguji Pandangan, Ide dan Gagasan

  • account_circle DR Abdurrahim
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 324
  • comment 0 komentar

Setiap pandangan, baik terkait dengan keagamaan atau yang lain, akan berhadapan dengan tiga ujian:

  • Pertama : Ujian Landasan
  • Kedua : Ujian Pemahaman
  • Ketiga : Ujian Lapangan

Pada ujian landasan, suatu pandangan, ide atau gagasan akan berhadapan dengan tantangan : sejauh mana kekuatan argumentasi yang menjadi dasar pandangan, ide atau gagasan tersebut.

Dalam dinamika fikih, misalnya, pandangan fikih suatu persoalan akan diuji keselarasan pandangan dengan dalil atau landasan primer dan sekunder.

Pada ujian pemahaman, suatu pandangan, ide dan gagasan akan berhadapan dengan pandangan pihak lain. Benturan antar pandangan, ide dan gagasan adalah keniscayaan untuk sampai kepada kualitas pemahaman terbaik.

Pada ujian Lapangan, suatu pandangan, ide dan gagasan akan berhadapan dengan realitas yang dinamis; sejauh mana relevansi pandangan tersebut dengan kebutuhan real manusia.

Pandangan, ide dan gagasan keagamaan yang tidak mampu menjawab realitas akan ditinggalkan. Sedangkan pandangan, ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi dan memiliki relevansi terhadap realitas akan menemukan tanah yang subur sebagai media tumbuhnya pandangan, ide dan gagasan untuk terus hidup.

Dinamika

Dalam dinamika perbedaan pandangan madzhab fikih, misalnya, seringkali kita nyaman berdebat dan bergulat pada level yang kedua. Bahkan, tidak sedikit yang merasa puas dengan memenangkan perdebatan di level dialektika sekan-akan berhasil menaklukkan musuh bebuyutan. Padahal, tantangan belum selesai.

Ujian di alam realitas sangat kompleks. Ada banyak faktor yang mempengaruhi. Tidak jarang, suatu pandangan fikih, misalnya, menjadi arus utama di suatu masa, menjadi kehilangan relevansi karena perubahan situasi dan kondisi.

Tidak jarang pula, suatu pandangan di anggap lemah di level kedua, tapi justru menemukan relevansinya di level ketiga.

Dalam sejarah ulama muslim, tidak jarang kita menemukan diantara ulama tidak mendapatkan tempat di suatu masa karena pandangannya dianggap tidak populer. Akan tetapi, di lain masa, ulama tersebut mendapatkan tempat istimewa karena pandangannya mampu menjawab realitas yang berkembang.

Pada akhirnya, di ujian realitas, buih akan hilang dan sirna. Sedangkan yang memberikan manfaat akan hidup dan terus tumbuh.

  • Penulis: DR Abdurrahim

Rekomendasi Untuk Anda

  • keberkahan-dalam-alqur'an

    Keberkahan Dalam Al Qur’an

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 561
    • 0Komentar

      Oleh: Aldi Saputra Mahasiswa STIE SEBI Program Studi Hukum Ekonomi Syariah   Makna Keberkahan dari keberkahan Al Qur’an sebagai berikut. Kata “keberkahan” adalah terjemah dari kata “al-barakah” ( البَرَكَةُ ). Kata ini ada di dalam Al-Qur’an dalam bentuk jamak. Misalnya di dalam firman Allah ‘azza wa jalla : وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرى آمَنُوا وَاتَّقَوْا […]

  • Mahasiswa STEI SEBI Mengadakan Observasi Bisnis pada Bisnis Ikan Cupang di Farm Bangbayang_bettafish Jakarta Selatan

    Mahasiswa STEI SEBI Mengadakan Observasi Bisnis pada Bisnis Ikan Cupang di Farm Bangbayang_bettafish Jakarta Selatan

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Sekelompok mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI baru-baru ini mengadakan observasi bisnis di Farm Bangbayang_bettafish, sebuah usaha budidaya ikan cupang yang terletak di Cilandak Timur, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan.  Kegiatan ini adalah kegiatan yang diadakan oleh Dosen Pengampu Lab Bisnis Bpk Abdi Triyanto dan bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai […]

  • akuntansi syariah

    Perkembangan dan Tantangan Akuntansi Syariah di Era Modern

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 2.669
    • 0Komentar

    Oleh: Fadhil Nur Hidayat Mahasiswa STEI SEBI Akuntansi syariah, sebagai cabang akuntansi yang mematuhi prinsip-prinsip hukum Islam, telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Dengan meningkatnya kebutuhan akan transparansi dan akuntabilitas dalam keuangan, akuntansi syariah memainkan peran penting dalam memastikan bahwa praktik bisnis sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Artikel ini akan membahas perkembangan terkini dalam akuntansi […]

  • kesalahan umum akidah akhlak

    Kesalahan Umum Dalam Memahami Aqidah Akhlak

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle MUHAMMAD HASYIM AS ARI
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Oleh: MUHAMMAD HASYIM AS ARI Mahasiswa Institut Agama Islam SEBI   KESALAHAN UMUM DALAM MEAHAMI AQIDAH AKHLAK   PENDAHULUAN Latar belakang Aqidah adalah dasar terpenting dalam kehidupan seorang muslim. Ia menjadi pondasi yang menentukan bagaimana seseorang beribadah, bersikap, dan memaknai setiap aspek kehidupannya. Namun, di tengah perkembangan zaman yang serba cepat, tidak sedikit orang yang […]

  • akhlaq dalam islam

    Metode Pendidikan Akhlaq dalam Islam

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Cisare Maldini
    • visibility 187
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Cisare Maldini Mahasiswa Institut Agama Islam SEBI 2025 Manajemen Bisnis Syariah Secara bahasa, akhlaq (أخلاق) merupakan bentuk jamak dari kata khuluq yang berarti budi pekerti, perangai, atau tabiat. Dalam Islam, akhlak tidak hanya mencakup aturan perilaku antar manusia, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan Allah, serta hubungan manusia dengan alam semesta. Rasulullah […]

  • maqasid-syariah

    Maqasid Syariah: Pengertian, Metodologi, dan Kepentingannya dalam Islam

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 1.787
    • 0Komentar

    Pengertian Maqasid Syariah Maqasid syariah, yang berasal dari bahasa Arab, berarti tujuan atau maksud dari syariah. Konsep ini merujuk pada tujuan dan prinsip dasar yang ingin dicapai oleh syariah Islam dalam menetapkan hukumnya. Tujuan utama dari syariah adalah untuk membawa manfaat kepada umat manusia, menjaga keadilan, dan mencegah kemudaratan. Maqasid syariah memberikan kerangka kerja untuk […]

expand_less