Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Paradigma » Menguji Pandangan, Ide dan Gagasan

Menguji Pandangan, Ide dan Gagasan

  • account_circle DR Abdurrahim
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 263
  • comment 0 komentar

Setiap pandangan, baik terkait dengan keagamaan atau yang lain, akan berhadapan dengan tiga ujian:

  • Pertama : Ujian Landasan
  • Kedua : Ujian Pemahaman
  • Ketiga : Ujian Lapangan

Pada ujian landasan, suatu pandangan, ide atau gagasan akan berhadapan dengan tantangan : sejauh mana kekuatan argumentasi yang menjadi dasar pandangan, ide atau gagasan tersebut.

Dalam dinamika fikih, misalnya, pandangan fikih suatu persoalan akan diuji keselarasan pandangan dengan dalil atau landasan primer dan sekunder.

Pada ujian pemahaman, suatu pandangan, ide dan gagasan akan berhadapan dengan pandangan pihak lain. Benturan antar pandangan, ide dan gagasan adalah keniscayaan untuk sampai kepada kualitas pemahaman terbaik.

Pada ujian Lapangan, suatu pandangan, ide dan gagasan akan berhadapan dengan realitas yang dinamis; sejauh mana relevansi pandangan tersebut dengan kebutuhan real manusia.

Pandangan, ide dan gagasan keagamaan yang tidak mampu menjawab realitas akan ditinggalkan. Sedangkan pandangan, ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi dan memiliki relevansi terhadap realitas akan menemukan tanah yang subur sebagai media tumbuhnya pandangan, ide dan gagasan untuk terus hidup.

Dinamika

Dalam dinamika perbedaan pandangan madzhab fikih, misalnya, seringkali kita nyaman berdebat dan bergulat pada level yang kedua. Bahkan, tidak sedikit yang merasa puas dengan memenangkan perdebatan di level dialektika sekan-akan berhasil menaklukkan musuh bebuyutan. Padahal, tantangan belum selesai.

Ujian di alam realitas sangat kompleks. Ada banyak faktor yang mempengaruhi. Tidak jarang, suatu pandangan fikih, misalnya, menjadi arus utama di suatu masa, menjadi kehilangan relevansi karena perubahan situasi dan kondisi.

Tidak jarang pula, suatu pandangan di anggap lemah di level kedua, tapi justru menemukan relevansinya di level ketiga.

Dalam sejarah ulama muslim, tidak jarang kita menemukan diantara ulama tidak mendapatkan tempat di suatu masa karena pandangannya dianggap tidak populer. Akan tetapi, di lain masa, ulama tersebut mendapatkan tempat istimewa karena pandangannya mampu menjawab realitas yang berkembang.

Pada akhirnya, di ujian realitas, buih akan hilang dan sirna. Sedangkan yang memberikan manfaat akan hidup dan terus tumbuh.

  • Penulis: DR Abdurrahim

Rekomendasi Untuk Anda

  • belajar dari kisah khadijah

    Belajar dari Kisah Khadijah, Perempuan yang Menjadi Pengusaha

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Oleh: Ghaitsa Dzikra Fitri Nurwahida Mahasiswi STEI SEBI Ketika kita mengenal nama Khodijah binti Khuwailid maka apa yang ada di benak kita, betul Khodijah adalah istri pertamanya Rhosulullah SAW, yang bukan hanya menjadi teladan seorang istri tapi juga seorang pengusaha dimasanya. Kisah hidup Khadijah menawarkan banyak pelajaran berharga, terutama bagi perempuan yang ingin meniti karir […]

  • perjuangan dakwah

    Bertahap Untuk Berjuang Di Jalan Allah Dalam Berdakwa

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 435
    • 0Komentar

      Nama : Aldi Saputra Nim : 42204021 Prodi : Hukum Ekonomi Syariah Sebagian kecil saudara-saudara yang kita ketahui pada zaman sekarang “Kalau masih begini-begini saja rasanya ingin keluar dari jalan perjuangan dakwah. Masih sangat panjang jalan yang harus ditapaki, sementara di ufuk sana belum terlihat secercah cahaya kemenangan akan tiba. Rasa lelah mulai terasa, […]

  • observasi bisnis

    Mahasiswa STEI SEBI Depok Bantu UMKM 49 CP Rental HT & Intercom Tingkatkan Pemasaran dan Keuangan Melalui Program Lab Bisnis

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Nama : Fadhilah Budiman Status : Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI, Prodi Manajemen Bisnis Syariah   Pada 02 Oktober hingga 05 November 2024, sekelompok mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI Depok mengikuti program Lab Bisnis dengan melakukan observasi dan wawancara ke UMKM 49 CP Rental HT & Intercom di Jakarta Selatan. Usaha […]

  • 5 tips nulis cepat

    5 Tips Nulis Cepat Buat Tugas Kuliah (Tanpa Stress dan Begadang)

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 577
    • 0Komentar

    5 tips nulis cepat buat tugas kuliah – Pernah nggak kamu duduk di depan laptop, niat nulis tugas kuliah, tapi satu jam cuma ngabisin waktu di bagian pembuka? Tenang, kamu nggak sendiri. Dulu, saya juga sering ngerasa frustrasi tiap kali harus nulis laporan, esai, atau makalah. Tapi sekarang, saya bisa selesaikan 1000 kata dalam waktu […]

  • gadai dalam islam

    Gadai dalam Islam: Definisi, Dasar Hukum, Rukun, dan Syarat

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Penulis: Habibi Abdul Azis (Mahasiswa IAI SEBI Program Studi Hukum Ekonomi Syariah) Gadai (rahn) merupakan salah satu bentuk akad dalam fikih muamalah yang hingga kini masih banyak dipraktikkan oleh masyarakat, baik di pedesaan maupun perkotaan. Praktik ini muncul sebagai solusi alternatif dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, khususnya ketika seseorang membutuhkan dana mendesak dengan cara menjaminkan […]

  • maqasid-syariah

    Maqasid Syariah: Pengertian, Metodologi, dan Kepentingannya dalam Islam

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 1.663
    • 0Komentar

    Pengertian Maqasid Syariah Maqasid syariah, yang berasal dari bahasa Arab, berarti tujuan atau maksud dari syariah. Konsep ini merujuk pada tujuan dan prinsip dasar yang ingin dicapai oleh syariah Islam dalam menetapkan hukumnya. Tujuan utama dari syariah adalah untuk membawa manfaat kepada umat manusia, menjaga keadilan, dan mencegah kemudaratan. Maqasid syariah memberikan kerangka kerja untuk […]

expand_less