Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sports » Adu Mewah Skuad Timnas Indonesia Vs Bahrain: Garuda Lebih Superior

Adu Mewah Skuad Timnas Indonesia Vs Bahrain: Garuda Lebih Superior

  • account_circle AdminPedia
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
  • visibility 715
  • comment 0 komentar

Dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, adu mewah skuad Timnas Indonesia vs Bahrain menjadi sorotan utama. Timnas Indonesia, yang saat ini berada di peringkat 129 FIFA, akan berhadapan dengan Bahrain, yang menempati peringkat 76 FIFA.

Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kualitas permainan, tetapi juga perbandingan valuasi pemain dari kedua tim. Dengan pelatih Shin Tae-yong membawa 27 pemain, termasuk dua pemain diaspora asal Belanda yang baru saja menjadi WNI, skuad Garuda tampak lebih superior.

Di sisi lain, Bahrain hanya memanggil 23 pemain dengan total valuasi skuad sebesar €9,1 juta. Apakah Garuda benar-benar lebih mewah dan superior? Mari kita lihat lebih dekat perbandingan kedua tim ini.

Indonesia (rank 129 FIFA) akan melanjutkan perjuangannya di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka akan bertandang ke markas Bahrain (rank 76 FIFA).
Pelatih Shin Tae-yong membawa 27 nama ke Riffa. Termasuk dua pemain diaspora asal Belanda yang baru saja berpindah status sebagai WNI, yakni Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.

Berdasarkan nilai pasar yang dipublikasikan oleh transfermarkt, skuad Garuda justru lebih superior ketimbang lawannya nanti.

Perbandingan Valuasi Pemain: Adu Mewah Skuad Timnas Indonesia Vs Bahrain

Total Value Timnas Indonesia

adu mewah skuad timnas

Dengan bermaterikan 27 pemain, Indonesia memiliki total valuasi sebesar €24,53 juta (sekitar Rp421 miliar).

Angka tersebut membuat Garuda ada di urutan kedelapan dalam urusan market value tim yang berlaga di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia; hanya kalah dari Jepang, Korea Selatan, Iran, Australia, Uni Emirat Arab, Uzbekistan dan Arab Saudi.

Total Value Timnas Bahrain

adu mewah skuad timnas

Bahrain hanya memanggil 23 pemain untuk menghadapi jeda internasional Oktober. Eks striker Persija, Abdulla Yusuf Helal, yang merupakan salah satu pemain berpengalaman, tidak masuk skuad kali ini.

Dari pemanggilan nama-nama tersebut, Bahrain memiliki total valuasi skuad sebesar €9,1 juta. Ini menempatkan mereka di urutan ke-14 dari tim yang berpartisipasi di babak kualifikasi zona Asia.

 

Pertandingan Berikut

World Cup Qualification AFC

Bahrain

Indonesia
  • Penulis: AdminPedia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Hukum di Indonesia

    Kondisi Hukum di Indonesia Saat Ini: Antara Tantangan dan Harapan

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Penulis: BAYU UMARA   Pendahuluan Indonesia sebagai negara hukum sebagaimana dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, menempatkan hukum sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, realitas pelaksanaan hukum di Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, meskipun harapan akan perbaikan dan reformasi tetap terus menyala di tengah masyarakat. […]

  • belajar dari kisah imam nawawi

    Belajar dari Kisah Imam Nawawi yang Masih Dikenal Sekarang Lewat Tulisan

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Oleh : Yusuf Al-Ghani Mahasiswa STEI SEBI Imam Nawawi, atau lengkapnya Abu Zakariya Yahya bin Sharaf an-Nawawi, adalah salah satu ulama besar yang namanya terus dikenang sepanjang masa. Karya-karyanya, yang ditulis ratusan tahun lalu, tetap menjadi referensi utama dalam berbagai bidang ilmu agama Islam, terutama dalam bidang fikih dan hadits. Keteladanan dan keilmuan Imam Nawawi […]

  • Pidato Prabowo di Turki

    Analisis Geopolitik Pidato Prabowo di Parlemen Turki: Antara Atatürk, Mehmed, dan Narasi Islam

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Oleh: Redaksi Tulispedia.com Pada 10 April 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato bersejarah di hadapan Parlemen Turki, sebuah momen yang tidak hanya memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Turki, tetapi juga memicu diskusi mendalam tentang diplomasi, identitas, dan dinamika geopolitik. Dalam pidatonya, Prabowo menonjolkan ikatan historis antara kedua negara, solidaritas untuk Palestina, dan penghormatan terhadap dua […]

  • Update terbaru Google Chrome

    Update Terbaru Chrome Desktop: Gemini untuk Produktivitas!

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Pengantar Google Chrome terus berinovasi dalam menyediakan fitur-fitur yang mendukung produktivitas dan efisiensi penggunaannya. Salah satu update terbaru yang sangat dinantikan adalah integrasi Gemini langsung pada address bar. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk lebih cepat mengakses dan mengelola informasi secara efisien. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang update terbaru dari Google Chrome, […]

  • hukum uang hasil ngonten

    Hukum Uang Hasil Ngonten Menurut Islam: Panduan Etika dan Syariah dalam Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ulil Aidiy Mahasiswa STEI SEBI Di era digital yang serba cepat ini, profesi sebagai konten kreator telah menjadi sumber penghasilan yang populer di kalangan masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Menghasilkan uang dari kegiatan mengunggah video, foto, atau tulisan di platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok menjadi tren yang terus berkembang. Namun, bagaimana […]

  • menguji pandangan

    Menguji Pandangan, Ide dan Gagasan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle DR Abdurrahim
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Setiap pandangan, baik terkait dengan keagamaan atau yang lain, akan berhadapan dengan tiga ujian: Pertama : Ujian Landasan Kedua : Ujian Pemahaman Ketiga : Ujian Lapangan Pada ujian landasan, suatu pandangan, ide atau gagasan akan berhadapan dengan tantangan : sejauh mana kekuatan argumentasi yang menjadi dasar pandangan, ide atau gagasan tersebut. Dalam dinamika fikih, misalnya, […]

expand_less