Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tsaqofah » Untuk Apa Kita Shalat? Apa Esensi Dari Shalat?

Untuk Apa Kita Shalat? Apa Esensi Dari Shalat?

  • account_circle AdminPedia
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 765
  • comment 0 komentar

 

Oleh: M. Nurfahmi Lubis

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati Bandung

 

Apa itu Shalat? Ibadah shalat sudah tidak asing terdengar dikalangan umat islam, karena shalat adalah salah satu kewajiban bagi setiap muslim yang harus dilaksanakan. Banyak dalil-dalil yang membahas tentang kewajiban shalat, baik dari Al-qur’an maupun hadits.

Salah satu dalil Al-qur’an yang memerintahkan shalat ada dalam surah Al-Baqarah ayat 43; “Dan dirikanlah shalat, dan keluarkanlah zakat, dan tunduklah rukuk bersama orang-orang yang rukuk”.

Selain ayat Al-qur’an ada juga dalam hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abdurrahman bin Auf ; Islam didirikan di atas lima dasar, yaitu: memberi kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah.”

Dari kedua dalil diatas bisa diambil kesimpulan bahwa ketika seseorang menyandang status sebagai seorang Muslim, maka sudah sepatutnya untuk melaksanakan shalat.

Bukan Hanya Kewajiban

Ibadah shalat ini bukanlah hanya sebagai kewajiban bagi setiap muslim, akan tetapi esensi dari shalat itu sendiri adalah rasa cinta dan rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan  kepada hambanya.

Jika ibadah shalat ini hanya didasari karena kewajiban maka pada fakta pelaksanaannya akan berat untuk dilaksanakan dan sedikit akan ada unsur keterpaksaan.

Maka tidak heran ketika banyak orang-orang yang lalai dalam melaksanakan ibadah shalat tersebut, dikarenakan mereka belum memahi dari esensi shalat itu sendiri.

Selain rasa syukur dan cinta seorang makhluk kepada sang khaliq, kalau dilihat dari kata shalat itu sendiri diambil dari kata As-Shilah yang berarti hubungan. Maka selain rasa syukur dan cinta, shalat adalah sebagai jembatan untuk menjaga hubungan seseorang hamba dengan Tuhannya.

Maka bisa dikatakan orang-orang yang meninggalkan atau tidak melaksanakan shalat berarti ada masalah dalam hubungannya dengan Allah.

Rasa syukur dan cinta yang dihadirkan ketika dalam pelaksanaan shalat itu akan meningkatkan kekhusuan dalam shalat. Karena dalam pelaksaannya dilakukan dengan penuh keikhlasan tanpa ada rasa keterpaksaan.

Rasa Cinta

Mengambil pemikiran dari salah satu tokoh sufi yaitu Robi’ah al-Adawiyah yaitu sebuah konsep pendekatan diri kepada Tuhan atas dasar kecintaan, bukan karena takut akan siksa neraka ataupun mengharap surga. Cinta Rabiah merupakan cinta yang tidak mengharap balasan. 

Dikisahkan bahwa suatu hari Rabi’ah al-Adawiyah tengah berjalan ke Kota Baghdad seraya menenteng air dan memegangi obor di tangan kirinya. Kemudian seseorang bertanya kepadanya, “Rabi’ah, mau dikemanakan air dan obor itu?”

Rabi’ah pun menjawab, “Aku hendak membakar surga dengan obor dan memadamkan api neraka dengan air agar orang tidak lagi mengharap surga dan takut neraka dalam ibadahnya!”

Alasan mendasar kenapa mengambil pemikiran dari Robi’ah al-Adawiyah adalah mengajarkan kepada kita pentingnya keikhlasan dalam melakukan suatu ibadah terutama dalam shalat. Lagi-lagi keikhlasan itu muncul disebabkan dari rasa yang kita hadirkan sebelum melaksanakannya.

Apakah salah orang yang melaksanakan shalat hanya dengan alasan kewajiban? Sebenarnya tidak, tetapi kalau hanya didasari atas kewajiaban saja akan ada rasa keterpaksaan ketika dalam pelaksanaannya.

Tetapi, ketika ada indikator lain seperti yang telah dipaparkan diatas, itu akan lebih baik. Karena ibadah itu bukan hanya sekedar melaksanakan kewajiban, tetapi ada hal yang harus menjadi perhatian kenapa kita harus shalat. Ketika kita bisa memahami akan hal itu, maka dalam pelaksanaannya shalat akan lebih bermakna.

  • Penulis: AdminPedia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Bandung

    Semangat Bandung 1955: Warisan Geopolitik Konferensi Bandung yang Masih Menggema Hingga Kini

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    Oleh: Redaksi Tulispedia.com Konferensi Bandung 1955 dan Semangat Bandung yang Mengubah Dunia Konferensi Bandung 1955, yang diadakan pada 18–24 April di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia, adalah momen bersejarah yang mengukir Semangat Bandung dalam lanskap geopolitik global. Pertemuan ini, yang dihadiri oleh 29 negara Asia dan Afrika, menjadi panggung bagi negara-negara yang baru merdeka untuk menyuarakan […]

  • Adanya Ai Mudah Tugas

    Semakin Adanya Ai, Apakah Tugas Akhir Lebih Mudah Dikerjakan?

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Oleh: Edo Alfikri Mahasiswa STEI SEBI Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. AI kini semakin banyak digunakan untuk membantu siswa dan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik, termasuk tugas akhir atau skripsi. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah dengan semakin berkembangnya AI, tugas akhir menjadi lebih […]

  • adu mewah skuad timnas

    Adu Mewah Skuad Timnas Indonesia Vs Bahrain: Garuda Lebih Superior

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, adu mewah skuad Timnas Indonesia vs Bahrain menjadi sorotan utama. Timnas Indonesia, yang saat ini berada di peringkat 129 FIFA, akan berhadapan dengan Bahrain, yang menempati peringkat 76 FIFA. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kualitas permainan, tetapi juga perbandingan valuasi pemain dari kedua tim. Dengan […]

  • akuntansi syariah

    Perkembangan dan Tantangan Akuntansi Syariah di Era Modern

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 2.670
    • 0Komentar

    Oleh: Fadhil Nur Hidayat Mahasiswa STEI SEBI Akuntansi syariah, sebagai cabang akuntansi yang mematuhi prinsip-prinsip hukum Islam, telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Dengan meningkatnya kebutuhan akan transparansi dan akuntabilitas dalam keuangan, akuntansi syariah memainkan peran penting dalam memastikan bahwa praktik bisnis sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Artikel ini akan membahas perkembangan terkini dalam akuntansi […]

  • zakat instrumen hukum

    Zakat sebagai Instrumen Hukum Syariah dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 384
    • 0Komentar

      Penulis: Bayu umara  Pendahuluhan Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki dimensi ibadah dan sosial. Dalam hukum syariah, zakat adalah kewajiban setiap Muslim yang tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan harta, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menciptakan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat. Zakat dalam Islam bukan sekadar ibadah ritual, melainkan bagian dari […]

  • zakat instrumen vital

    Zakat Instrumen Vital dalam Pertumbuhan Ekonomi Islam

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle AdminPedia
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Daffa Marchibi Mahasiswa STEI SEBI   Zakat, salah satu dari lima rukun Islam, lebih dari sekadar kewajiban religius bagi umat Muslim. Ia merupakan instrumen ekonomi yang sangat penting dalam konteks ekonomi Islam. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk membersihkan harta dan jiwa, tetapi juga memiliki peran besar dalam mendistribusikan kekayaan, mengurangi kesenjangan […]

expand_less